call us

+62 812 1010 1131

call us

+62 812 1010 1131

Cara untuk menghitung Biaya Desain Interior

Cara untuk menghitung Biaya Desain Interior

Bagi sebagian orang yang menginginkan interior rumahnya terasa nyaman dan indah, kebutuhan akan jasa desainer interior dianggap penting.

Tetapi karena ketidaktahuan dan kurangnya informasi, ada ketakutan dan kekhawatiran akan besarnya biaya jasa desainer interior tersebut.

Nah, untuk mengatasi rasa khawatir dan penasaran, yuk kita intip bagaimana dan seperti apa seluk-beluk biaya jasa desain interior di sebagian kota besar di Indonesia.

Ada 3 model pembiayaan jasa desain interior yg berlaku di kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya.

1. Berdasarkan Persentase

Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) telah menetapkan biaya jasa desain interior sebesar 5 – 8 persen dari Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Sebagai ilustrasi, misalkan anda menganggarkan biaya untuk mempercantik beberapa ruangan di rumah anda sebesar Rp 200 juta, maka anda harus menyisihkan dana tambahan (di luar Rp 200 juta) sebesar Rp 10 juta – Rp 16 juta untuk biaya jasa desainer interior.

Biaya tersebut sudah termasuk biaya pengawasan dari desainer interior sebanyak 1-2 kali. Seandainya anda menghendaki pengawasan berkala lebih dari itu (misalnya setiap 2 kali dalam seminggu sampai proyek selesai), akan ada tambahan biaya lagi untuk itu. Besarnya biaya, tergantung kesepakatan antara anda dan sang desainer interior

Dengan model ini, maka keluaran (output) yang akan anda dapatkan adalah:

  • Gambar pendahuluan (preliminary design) berupa gambar denah (layout) 2D dan ilustrasi perspektif 3D
  • Gambar pengembangan (development design) berupa usulan jumlah dan jenis material furniture serta aksesoris dan pencahayaan yang akan digunakan
  • Gambar kerja (construction drawing) yang merupakan gambar penjelasan lengkap untuk pelaksanaan yang meliputi ukuran, dimensi, warna, jenis dan model furniture dan aksesoris yang akan digunakan, pencahayaan dan lain-lain

2. Berdasarkan Luasan Ruang Per Meter Persegi

Harga untuk pembiayaan jenis ini, berbeda-beda antara satu desainer interior dengan yang lainnya. Apalagi kalau desainer interior tersebut bekerja di bawah naungan satu perusahaan desain yang besar dan ternama.

Tarif desainer interior akan lebih murah jika dia bekerja atas nama perseorangan (pribadi).

Kisaran harga yang biasa dipatok desainer interior berada di angka Rp 150.000 – Rp 500.000 per m2, bergantung pada pengalaman, kualitas dan kemampuan desainer interior masing-masing.

Ada yang memasang tarif di bawah harga terendah. Ada juga yang mematok harga di atas harga tertinggi.

Sebagai contoh, misalkan anda ingin mendesain beberapa bagian ruangan di rumah anda seluas 100 m2, maka berdasarkan model itu, anda harus menyiapkan dana untuk jasa desainer interior saja sebesar Rp 15 juta – Rp 50 juta.

Untuk material furniture, aksesoris, pencahayaan, cat dan lain-lain tergantung anggaran anda. Biasanya sekitar 10 kali lipat dari biaya jasa desainer interior.

Sebagai gambaran, (seperti dalam contoh di atas), luas ruangan yang akan didesain 100 m2, biaya jasa desainer interior Rp 15 juta, maka untuk biaya material furniture dan lain-lain anda harus menyiapkan dana minimal Rp 150 juta (di luar biaya jasa desainer interior). Totalnya sekitar Rp 165 juta

Anda bisa memilih desainer interior yang akan anda pakai sesuai dengan anggaran yang sudah anda siapkan.

Keluaran (output) yang akan anda dapatkan dengan model ini, sama dengan model sebelumnya (yang berdasarkan persentase) yaitu gambar pendahuluan, gambar pengembangan dan gambar kerja

3. Berdasarkan Pertemanan

Untuk pembiayaan jenis ini, anda harus memiliki hubungan yang baik dengan seorang desainer interior. Dengan model ini, anda bisa bernego dengan sang desainer interior soal biaya jasa desain interior di luar harga normal.

Anda bisa mengajukan biaya jasa desain sesuai anggaran anda. Jika desainer interior mitra anda setuju, anda bisa meminta sang desainer interior untuk membuat desain dan memilihkan jenis furniture dan aksesoris, jenis pencahayaan dan lain-lain sesuai anggaran yang telah anda siapkan.

Biasanya model pembiayaan ini bisa terwujud bila anda memiliki teman dekat atau sanak famili yang memiliki profesi sebagai desainer interior.

Untuk keluaran (output) desain, sama dengan 2 jenis pembiayaan sebelumnya yaitu gambar pendahuluan, gambar pengembangan dan gambar kerja.

Untuk proses dan pelaksanaannya juga sama, diskusi bersama dengan desainer interior untuk mewujudkan keinginan dan kebutuhan sesuai dengan kecukupan dana anda.

Demikian seluk-beluk biaya jasa desain interior yang perlu anda ketahui. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan anda.